google.com, pub-7739605260691719, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Liga 1  

Komnas HAM Selidiki Dugaan Pelanggaran SOP di Tragedi Kanjuruhan

Kanjuruhan

Cuplikanolahraga.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sedang mempelajari adanya dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam pengamanan di Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. Komnas HAM menguraikan beberapa fakta ada unsur kekerasan oleh aparat keamanan.

“Beberapa info yang memiliki kedekatan pada fakta. Yang pertama, kekerasan terjadi, ditendang, terus kena kungfu di lapangan,” Komisioner Komnas HAM Bidang Penyelidikan dan Pemantauan Choirul Anam di kantor Arema FC, Senin (3/10/2022).

Komnas HAM tengah kumpulkan bukti-bukti pemicu kejadian yang tewaskan 125 orang tersebut. Selanjutnya mereka akan bawa bukti itu ke ahlinya berkaitan unsur medis.

“Sedang telusuri karakter dari luka yang terjadi pada suporter. Karakter lukanya, penyebab kematiannya, sedang kami dalami. Karena itu akan bisa melihat sebenarnya karakteristik kejadian kayak apa. Apakah ada masalah kemanusiaan, pasti ada,” paparnya.

Termasuk salah satunya dugaan pengambilan keputusan yang terlalu berlebih, dan bagaimana sistem management, penggunaan pasukan sampai pengoperasian gas air mata.

“Kami akan cek manajemen kekuatan sampai level mana. Masa orang berjalan di pinggir lapangan, ditendang itu misalnya gitu atau penggunaan pasukannya seperti apa, penggunaan gas airnya seberapa dan sebagainya. Sampai misalnya diskusi kemarin kalau ini diselenggarakan sore hari, malam hari dan sebagainya, Itu juga kami sedang telusuri,” jelasnnya

Dikabarkan sebelumnya, Inspektorat Khusus (Itsus) dan Divis Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri tengah memeriksa 18 anggota polisi yang lakukan pengamanan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Mereka bertanggungjawab penggunaan gas air mata ke tribun penonton.

Hal tersebut disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mapolres Malang. Menurut dia, ke-18 anggota Polri itu bertanggungjawab sebagai operator pemegang senjata pelontar gas air mata.

“Penggunaan gas air mata saat terjadinya kericuhan juga menjadi bagian materi yang dilakukan pendalaman,” jelasnya.

sumber: sportstars

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *